“… DAN DIA (ALLAH) JADIKAN SETIAP PENYAKIT ADA OBATNYA, MAKA BEROBATLAH KALIAN, TETAPI JANGAN BEROBAT DENGAN YANG HARAM.’’ (HR. ABU DAUD)

Kamis, 02 April 2009

Waspadalah!!! Diabetes Mengintai Anda


Diabetes Mellitus (DM) atau kencing manis merupakan pembunuh terbesar ketiga di dunia setelah penyakit jantung dan kanker. DM ini muncul karena peningkatan kadar gula dalam darah (hiperglikemi) akibat kekurangan hormon insulin baik absolut maupun relatif. Kekurangan hormon insulin absolut berarti tidak ada insulin sama sekali, sedangkan kekurangan hormon insulin relatif berarti jumlahnya cukup/sedikit tetapi daya kerjanya kurang optimal. Insulin adalah hormon yang dilepaskan oleh pankreas, dan bertanggungjawab dalam mempertahankan kadar gula darah agar tetap normal. Insulin memasukkan gula ke dalam sel sehingga bisa menghasilkan energi atau disimpan sebagai cadangan energi.

Seseorang dikatakan menderita diabetes jika memiliki kadar gula darah puasa ≥126 mg/dL pada plasma vena dan ≥100 mg/dL pada darah kapiler sedangkan gula darah sewaktu ≥200 mg/dL pada plasma vena dan ≥200 pada darah kapiler (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia, 2006).

Kadar gula darah sepanjang hari bervariasi, akan meningkat setelah makan dan kembali normal dalam waktu 2 jam. Pada orang yang malam harinya berpuasa, kadar gula darah yang normal pada pagi harinya adalah 70-110 mg/dL darah. Kadar gula darah biasanya kurang dari 120-140 mg/dL pada 2 jam setelah makan atau minum cairan yang mengandung gula maupun karbohidrat lainnya (Soegondo, 2008).

Faktor resiko yang dapat menyebabkan seseorang terkena DM diantaranya, faktor genetik dari keluarga, kelebihan berat badan, merokok, darah tinggi, kadar kolesterol yang tinggi, kurang berolahraga, serta bertambahnya usia.

Menurut Departemen Kesehatan RI, ada 2 macam type DM yaitu :

1. DM type I ( tergantung pada insulin).

DM ini disebabkan oleh kekurangan insulin dalam darah yang terjadi karena kerusakan dari sel beta pankreas. Gejala yang menonjol adalah terjadinya sering kencing (terutama malam hari), sering lapar dan sering haus. Penderita DM type ini biasanya memiliki berat badan normal atau kurus, terjadi pada usia muda dan memerlukan insulin seumur hidup.

2. DM type II (tidak tergantung pada insulin).

DM ini disebabkan insulin yang ada tidak dapat bekerja dengan baik, kadar insulin dapat normal, rendah atau bahkan meningkat, tetapi fungsi insulin untuk metabolisme glukosa tidak ada/kurang. Akibatnya glukosa dalam darah tetap tinggi sehingga terjadi hiperglikemia, 75% dari penderita DM type II ini adalah orang yang obesitas atau sangat kegemukan dan biasanya diketahui DM setelah usia 30 tahun.

Tingginya jumlah penderita DM di Indonesia diakibatkan pola makan orang Indonesia yang terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat terutama yang berasal dari nasi. Karena itu setiap orang punya potensi mengidap DM. Langkah arif yang dapat dilakukan adalah melakukan pencegahan dengan mengatur pola makan yang berimbang, berolah raga dengan teratur, serta mengkonsumsi ENDIABET. ENDIABET merupakan kapsul herbal yang dibuat dengan bahan-bahan alami dan bekerja efektif memperbaiki kinerja pankreas sebagai penghasil hormon insulin. Dengan mengkonsumsi ENDIABET 1 sampai 3 kapsul perhari Insya Allah gula darah dalam tubuh akan tetap normal, dan bagi orang yang terlanjur menderita DM Insya Allah punya efek menyembuhkan. Karena itu lindungi diri Anda dan orang-orang terdekat Anda dengan ENDIABET.

Oleh : Harmonis Santara

Selasa, 24 Maret 2009

Awas Demam Berdarah Mengintai, Waspadalah !!!



Bila Anda atau orang di sekitar Anda mengalami demam mendadak tanpa sebab yang jelas, disertai kemerahan di wajah dan leher serta muntah, timbul perdarahan, baik dari gigi, mulut, hidung, kulit, atau tinja, atau jika terjadi penurunan suhu secara tiba-tiba setelah beberapa waktu penderita mengalami demam kemudian diiringi dengan rasa gelisah, sakit perut, dan badan lemas, Hati-hati !!! Sangat memungkinkan ini menandakan Demam Berdarah Dengue (DBD) akan memasuki fase syok yang sangat berbahaya.

Demam berdarah adalah penyakit infeksi yang diakibatkan oleh virus dengue. yang masuk ke dalam pembuluh darah dan menyerang dinding pembuluh darah. Di dalam tubuh terjadi reaksi yang kompleks, dan mengakibatkan kebocoran pembuluh darah. Akibatnya terjadi penurunan jumlah trombosit.

Jika hal ini tidak ditanggulangi, akan terjadi perdarahan saluran cerna yang ditandai dengan warna tinja yang hitam. Terjadi pula perdarahan pada organ tubuh lain seperti ginjal dan paru-paru, serta pada stadium akhir dapat terjadi muntah darah. Resikonya adalah kematian.

Media penular penyakit DBD adalah gigitan nyamuk Aedes aegypti / Aedes albopictus betina yang sebelumnya telah membawa virus dalam tubuhnya dari penderita demam berdarah lain. Nyamuk ini sering menggigit manusia pada waktu pagi dan siang hari.

Demam berdarah sangat rentan menyerang pada musim hujan sampai menjelang musim kemarau. Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mengantisipasi mewabahnya serangan demam berdarah pada masa seperti itu di antaranya : melakukan penutupan tempat-tempat penampung air, menguras bak mandi secara teratur untuk menghindari berkembangnya bintik nyamuk, dan mengubur barang-barang bekas yang dapat menampung air agar tidak menjadi sarang dan tempat berkembangnya nyamuk penyebab demam berdarah. Dapat juga memasukkan serbuk abate ke dalam tempat penampungan air di rumah sehingga nyamuk penular DBD ini tidak dapat berkembang biak.

Selain upaya di atas, daya tahan tubuh juga sangat menentukan dalam pencegahan terjangkitnya demam berdarah. Tubuh yang memiliki daya tahan yang kuat pada tahap awal akan melawan virus demam berdarah dengan menetralisirnya. Daya tahan tubuh yang lemah akan membuat gagalnya proses netralisir virus oleh tubuh, dan menyebabkan virus akan menganggu fungsi pembekuan darah sehingga timbullah perdarahan. Karena itu dibutuhkan asupan makanan yang kaya gizi dan vitamin yang cukup sehingga daya tubuh akan lebih kuat.

Di musin hujan dan menjelang pancaroba seperti sekarang ini, penyakit DBD mengancam dan berpotensi menjangkiti kita, keluarga dan orang-orang di sekitar kita. Cegah demam berdarah dengan mengkonsumsi Nigella Plus. Nigella Plus dengan kandungan bahan alaminya dapat menjadi perangsang energi tubuh dan membantu penyembuhan dari kelelahan. Nigella Plus juga diformulasikan dengan ginseng yang berfungsi sebagai adaptagon yang menormalisasi fungsi organ tubuh dan menambah stamina. Dengan mengkonsumsi Nigella Plus juga akan merangsang terbentuknya sel-sel kekebalan, dan akan menormalisasi efek virus yang merusak, meningkatkan jumlah antibody sehingga tubuh akan memiliki daya tahan lebih dari serangan berbagai penyakit. Jadi dengan Nigella Plus, Insya Allah DBD dapat dicegah.

Oleh : Harmonis Santara

Senin, 23 Maret 2009

Untuk Tetap langsing, Tidak Perlu Menyiksa Diri


Kegemukan atau obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Timbunan lemak ini sering kali terjadi karena pola makan yang salah, dan tidak diimbangi dengan aktivitas yang signifikan. Lemak sangat dibutuhkan oleh tubuh, karena fungsi lemak di antaranya adalah sebagai cadangan energi bagi tubuh, sebagai penyekat panas, penyerap guncangan dan beberapa fungsi lainnya. Namun jika lemak ini terdapat dalam jumlah yang berlebihan dalam tubuh, maka lemak tersebut akan menyebabkan kegemukan/obesitas yang membuka peluang munculnya berbagai penyakit dalam tubuh.

Perbandingan yang normal antara lemak tubuh dengan berat badan adalah sekitar 25-30% pada wanita, dan 18-23% pada pria. Artinya wanita dengan lemak tubuh lebih dari 30% dan pria dengan lemak tubuh lebih dari 25% dianggap mengalami obesitas. Obesitas digolongkan menjadi 3 kelompok:

- Obesitas ringan : kelebihan berat badan 20-40%

- Obesitas sedang : kelebihan berat badan 41-100%

- Obesitas berat : kelebihan berat badan >100%.



Menurut para peneliti, orang yang mengalami obesitas mempunyai peluang terkena penyakit diabetes/kencing manis mencapai 70 persen, dan penyakit stroke sekitar 30 persen. Bahkan, sebanyak 20 persen penderita obesitas akan mudah terserang penyakit koroner. Selain itu, obesitas juga diyakini mengakibatkan penyakit kanker dan hipertensi.

Beberapa hal yang sering dilakukan orang untuk mengatasi obesitas/kegemukan, di antaranya diet ketat, yakni dengan mengkonsumsi makanan tertentu dan meninggalkan beberapa makanan yang lain. Bahkan sering mengurangi waktu makan, misalnya tidak sarapan, tidak makan siang atau makan malam. Asumsi ini tidak sepenuhnya benar, karena untuk beraktivitas orang membutuhkan energi yang berasal dari makanan. Artinya ketika seseorang mengurangi waktu atau porsi makannya, orang tersebut akan kekurangi energi untuk beraktivitas.

Kegemukan/obesitas sesungguhnya berasal dari lemak yang terkandung dalam makanan, yang diserap oleh usus halus di sepanjang saluran pencernaan. Bila lemak yang diserap dalam jumlah berlebih, dalam jangka panjang akan menimbulkan kegemukan/obesitas. Karena itu membatasi jumlah dan waktu makan dan diet ketat sepenuhnya tidak menyelesaikan masalah. Solusi sesungguhnya adalah membuat makanan yang kita konsumsi menjadi energi dan menyisakannya dalam bentuk lemak sesuai kebutuhan tubuh.

Mengkonsumsi TOSLIMING adalah salah satu cara efektif, murah dan aman untuk mencegah dan mengatasi kegemukan/obesitas. Dengan TOSLIMING Anda tidak perlu melakukan diet ketat dan membatasi porsi makan. TOSLIMING mengandung bahan alami yang bekerja melapisi saluran pencernaan di sepanjang usus halus, sehingga penyerapan makanan (terutama lemak) berkurang . TOSLIMING juga dapat meluruhkan timbunan lemak di sekitar perut dan panggul, sehingga efektif membuat tubuh menjadi lebih langsing. Dengan mengkonsumsi TOSLIMING secara teratur Anda akan tetap memiliki bentuk tubuh yang ideal, sedangkan untuk Anda yang masuk dalam kategori obesitas,dengan TOSLIMING Insya Allah akan mendapatkan kembali tubuh ideal yang diinginkan.

Oleh : Harmonis Santara

Rabu, 25 Februari 2009

Mengapa Harus Beralih ke Pengobatan Herbal?


Menjadi sehat dan tetap sehat adalah harapan kita bersama. Namun tidak selamanya harapan itu sesuai dengan kenyataan. Berbagai aktifitas yang tinggi seiring dengan gaya hidup yang cenderung menyukai hal yang instan misalnya mengkonsumsi makanan siap saji, dan berbagai pencemaran baik udara, tanah, air dan suara memicu turunnya kesehatan kita. Bila sudah dalam kondisi yang tidak sehat tidak ada pilihan selain melakukan pengobatan. Sayangnya berbagai jenis pengobatan tidak selamanya bersifat menyembuhkan, bahkan tidak jarang bila menggunakan obat-obatan yang tidak sesuai justru akan menimbulkan penyakit yang baru.

Salah satu model pengobatan yang terus berkembang dan diminati saat ini adalah dengan pengobatan yang menggunakan bahan-bahan alami yang sering dikenal dengan pengobatan herbal.

Pengobatan dengan menggunakan obat-obatan kimia cenderung ditinggalkan, karena dari berbagai penelitian ditemukan bahwa tidak semua obat kimia bersifat menyembuhkan bahkan tidak sedikit yang membawa dampak negatif. Bahan obat-obatan kimia merupakan senyawa anorganik dengan susunan senyawa karbon murni yang sesungguhnya tidak cocok untuk tubuh. Karena itu pemakaian obat kimia sering dikeluhkan sebagai racun dan memicu timbulnya penyakit baru.

Dengan kenyataan di atas saat ini sebagian besar penduduk dunia beralih ke pengobatan herbal karena bahan-bahan obat herbal berasal dari senyawa organis dan cocok dengan tubuh. Obat herbal dapat meningkatkan dan memperbaiki ekspresi gen dalam tubuh sehingga hormon dan sistem imun tubuh akan bekerja lebih optimal. obat herbal juga memiliki kemampuan memperbaiki keseluruhan sistem, karena bekerja dalam lingkup sel dan molekuler. Beberapa keunggulan lain menggunakan obat herbal antara lain :

  1. Bila digunakan dengan benar obat herbal tidak menimbulkan efek samping bagi tubuh, karena tanaman obat bersifat kompleks dan organis yang cocok untuk tubuh yang bersifat kompleks dan organis
  2. Efektif untuk penyakit yang sulit disembuhkan dengan obat kimia, seperti kanker, tumor, darah tinggi, darah rendah, diabetes, hepatitis, stroke, sinusitis, herpes, bau badan, bisul dan lain-lain.
  3. Harga relatif murah
  4. Bila sudah dilakukan diagnosa yang benar dengan bantuan analisa laboratorium klinik, pengobatan dapat dilakukan secara mandiri tanpa bantuan tenaga medis.

Namun,tidak semua obat-obat herbal yang dijual di pasaran murni terbuat dari herbal yang aman. Banyak dijumpai obat obat yang dicampur dengan bahan-bahan kimia obat, sehingga tidak seutuhnya bisa menyembuhkan kadang malah berbahaya.Karena kehati-hatian memilih obat herbal perlu ditingkatkan. Pilihlah obat-obatan yang mengandung herbal murni tanpa campuran bahan kimia. Perhatikan kehalalan bahan-bahan obatnya, dan pastikan obat-obatan itu terdaftar di BPOM RI. Bagi Anda mitarniaga yang memilih obat-obat herbal dari Ahad-Net sudah sangat tepat, karena semua komposisi obat murni dari bahan baku alami yang jelas kehalalannya dan mendapat sertifikat dari MUI. Selain itu semua obat herbal yang dipasarkan Ahad-Net sudah terdaftar di BPOM RI dan merupakan jaminan keamanan bagi konsumennya. Mari raih kesehatan alami dengan herbal.

Oleh : Harmonis Santara

PRODET Dapat Menetralisir Racun dalam Radikal Bebas



Manusia hidup cenderung untuk bergerak dan melakukan aktivitas. Banyaknya aktivitas ini membuat manusia tidak bisa menghindar dari kondisi lingkungan di sekitarnya. Namun sayangnya, lingkungan tidak selamanya dalam kondisi yang ideal, sehingga justru dari lingkungan inilah tidak jarang memicu turunnya daya tahan tubuh yang berujung pada timbulnya berbagai penyakit bersifat kronis, seperti serangan jantung dan kanker. Salah satu yang sangat dikhawatirkan menjadi pemicu penyakit kronis tersebut adalah radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan elektron sehingga molekul tersebut menjadi tidak stabil dan selalu berusaha mengambil elektron dari molekul atau sel lain.

Radikal bebas dapat dihasilkan dari hasil metabolisme tubuh dan faktor eksternal seperti asap rokok, hasil penyinaran ultra violet, zat kimiawi dalam makanan dan polutan lain. Radikal bebas yang mengambil elektron dari sel tubuh manusia dapat menyebabkan perubahan struktur DNA sehingga timbullah sel-sel mutan. Bila perubahan DNA ini terjadi bertahun-tahun, maka dapat memicu timbulnya penyakit kanker. Untuk mencegah atau mengurangi penyakit kronis karena radikal bebas diperlukan antioksidan. Antioksidan diperlukan tubuh untuk menetralisir radikal bebas dan mencegah kerusakan yang ditimbulkan terhadap sel normal, protein, dan lemak. Sistem kerja antioksidan ini dengan melengkapi kekurangan elektron pada radikal bebas, dan menghambat terjadinya reaksi berantai dari radikal bebas yang dapat menimbulkan stres oksidatif.

Tanpa disadari kita semua punya potensi bahkan sangat memungkinkan sudah terkontaminasi radikal bebas tersebut. Bagi Anda yang sering melakukan aktivitas di ruang terbuka, polusi udara dari pabrik, kendaraan bermotor dan partikel debu lain hampir dipastikan sudah terkontaminasi. Bagi perokok atau orang yang sering mengkonsumsi zat-zat kimia baik dari makanan sehari-hari atau sering mengkonsumsi obat kimia tanpa disadari telah menimbun radikal bebas di dalam tubuhnya. Bila hal ini tidak segera dinetralisir penyakit berbahaya seperti kanker, jantung, tumor dan penyakit mematikan lainnya sangat potensial berkembang dalam tubuh. Selain itu dampak dari radikal bebas ini dapat mempercepat rusaknya sel-sel kulit terutama kulit sekitar wajah sehingga terlihat lebih tua.

Salah satu solusi aman dan murah untuk menetralisir radikal bebas dari dalam tubuh adalah dengan mengkonsumsi PRODET sebuah kapsul herbal yang mengandung bahan antioksidan, vitamin dan mineral alami, tokoferol (vitamin E), betacaroten, kurkuminoid, flavonoid (anti kanker), retinal (vitamin A), minyak atsiri, citric, acid, pernenol dan gingerol. Dengan kandungan bahan-bahan tersebut PRODET sangat efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan peredaran darah, menetralkan racun akibat radikal bebas secara alami, serta membentuk serat elastis pada kulit sehingga kulit menjadi lebih kenyal, lembut dan halus sehingga tampak lebih awet muda. PRODET sangat cocok bagi perokok, pekerja pabrik, pengendara kendaraan bermotor juga tepat bagi wanita yang aktif.

Oleh : Harmonis Santara

Senin, 09 Februari 2009

Tahukah Anda Nigella Sudah Dipakai Untuk Penyembuhan Sejak Dulu?


Nigella Sativa atau sering disebut orang Arab dengan sebutan Habbatusauda merupakan tanaman yang dapat tumbuh subur di tanah yang kering, panas, dan berpasir. Biji-biji Nigella Sativa terdapat pada bunganya. la dituai pada September, jika kantung-kantung bijinya ini sudah berubah wama menjadi coklat muda dan bijinya menjadi hitam serta keras.

Nigella sativa ini masuk dalam daftar obat alami di buku Al-Tibb al-Nabawi atau Pengobatan Cara Nabi. Keampuhan Nigella Sativa ini menyebar hingga Mesir, Yunani, dan India. Konon dalam kuburan Tutankhamen ditemukan narasi bahwa Nigella Sativa dipakai dokter pribadi Firaun sebagai bahan baku minyak dan salep untuk mengobati gangguan pencernaan. Kono pula, Cleopatra dan Nefertiti memakainya untuk merawat kulit agar tetap lembut.

Pada era tahun 460 SM penggunaan Nigella Sativa sangat dianjurkan oleh Hippocrates, karena tanaman ini dapat membangkitkan vitalitas dan energi, kenyamanan, serta mengatasi kelelahan tubuh dan psikis. Pada abad I ahli fisika dari Yunani, Dioscoredes, melaporkan bahwa Niggella Sativa dipakai untuk mengobati sakit kepala, hidung tersumbat, sakit gigi, meningkatkan produksi ASI, dan menyembuhkan penyakit internis. Selain itu pada zaman Yunani Kuno, raja-raja Yunani dikubur bersama dengan Nigella Sativa yang berbentuk biji-biji hitam ini, karena biji-biji tersebut berfungsi mengawetkan mayat.

Tahun 980 M, Ibnu Sina dalam The Cannon of Medicine menyatakan Nigella Sativa sebagai perangsang tenaga dan membantu memulihkan kesegaran tubuh, menstimulasi energi, serta membantu penyembuhan dari kelelahan atau kurang semangat.

Studi Drs. El-Kadi dan Kandil tahun 1986 dengan beberapa relawan menguji efektifitas Nigella Sativa sebagai peningkat sistem kekebalan tubuh alamiah. Kelompok relawan pertama mengkonsumsi kapsul Nigella Sativa (2x sehari 1 gram) selama empat minggu, sedangkan kelompok kedua hanya mengkonsumsi placebo dan berfungsi sebagai kelompok pengontrol. Sebelumnya para relawan itu dihitung jumlah limpositnya.


Setelah pemakaian selama empat minggu, dihitung kembali limposit para relawan tersebut. Hasilnya terbukti relawan yang mengkonsumsi Kapsul Nigella Sativa mengalami peningkatan fungsi limposit sebanyak 72% dalam menekan rasio T-cell, yang berfungsi sebagai pembunuh sel secara alamiah. Kelompok yang mengkonsumsi placebo hanya meningkat 7%.

Kini semua kekayaan manfaat dari Nigella Sativa itu dapat dirasakan dengan mudah, karena sudah berupa kapsul dalam kemasan yang elegan dan higienis. Para mitraniaga dapat merasakan manfaatnya dengan mengkonsumsi Nigella Plus yang diramu dengan bahan pilihan lainnya sehingga lebih efektif dalam membantu proses penyembuhan berbagai macam penyakit.

Oleh : Harmonis Santara (dari berbagai referensi)

Nigella Sativa, Herbal Kesehatan Kaya Manfaat


Jintan hitam (Nigella Sativa) yang digunakan jutaan orang di Asia, Timur Tengah, dan Afrika untuk menjaga kesehatan, mengandung minyak dan herbanya diyakini bisa mengobati penyakit yang berhubungan dengan sistem pernapasan, saluran pencernaan, gangguan lambung dan lever serta untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Nigella sativa termasuk dalam keluarga Ranunculaceae yang berbentuk kecil berserabut dengan ukuran tidak lebih dari 3 mm berasal dari Mediterania (seputar Laut Tengah kemudian tersebar ke berbagai belahan dunia. Orang-orang di tanah Arab telah mengenal Jintan hitam lebih dari 2.000 tahun lalu, nama yang lebih popular di tanah Arab adalah Habbatussauda (biji yang menyenangkan).

Sebagai bahan yang digunakan untuk pengobatan yang dianjurkan Rasulullah, Nigella Sativa semula sering digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan,misalnya sakit gigi, flu, nyeri sendi.

Tahun 1960 Mahfouz dan Badr EI-Dakhakhny, peneliti Mesir menemukan, dua minyak volatil dalam Nigella Sativa yaitu nigellone dan thymoquinone. Nigellone mencegah terjadinya kejang otot dan melebarkan saluran pernapasan, sehingga Nigella Sativa berkhasiat untuk penyakit pernapasan. Nigellone juga bersifat antihistamin, sehingga membantu mengurangi alergi, sedangkan thymoquinone berkhasiat antiradang dan antinyeri. Senyawa ini efektif untuk menggelontorkan racun dalam tubuh.

Di tahun yang sama El-Dakhakhny melaporkan bahwa minyak Nigella Sativa memiliki kemampuan meredakan radang sendi. Penelitian di laboratorium mengungkapkan kandungan minyak nigellone dan thymoquinone dalam Nigella Sativa bersifat antileukimia. Hasil penelitian lainnya menunjukkan kedua unsur itu membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan efektif untuk mengobati asma dan batuk kering.

Riset di bidang AIDS dilakukan Dr. Haqpada di Departemen Biologi dan Pusat Penelitian Medis di Riyadh, Arab Saudi, tahun 1997. Hasilnya, Nigella Sativa mampu meningkatkan rasio sel T positif dan negatif menjadi 55 persen dengan 30 persen aktivitas pembunuh sel alamiah. Sebuah literatur dari University of Potchefstroom (1989), Afrika Selatan, menjelaskan Nigella Sativa dapat meningkatkan kadar ASI pada ibu menyusui. Hal ini ditunjukkan oleh kombinasi lipid portion dan struktur hormon dalam Nigella Sativa. Nigella Sativa juga kaya akan nutrisi yang mendukung kekebalan tubuh, termasuk interferon yang membantu penyembuhan kanker. Selain itu Nigella Sativa juga kaya asam lemak tak jenuh dan asam lemak esensial (asam linoleik dan linolenik). Asam alfa-linolenik (omega 3) asam linoleik (omega6), merupakan substansi yang tidak dapat dibentuk di dalam tubuh, sehingga tubuh harus mendapat suplemen yang mengandung kedua asam tersebut.
Nigella Sativa juga mengandung 15 macam asam amino, protein, karbohidrat, minyak volatil dan crude fiber. Kandungan vitamin dan mineralnya meliputi kalsium, potasium, besi, magnesium, selenium, vitamin A, B1, B2, B6, C, E dan niacin. Nigella Sativa atau juga dikenal dengan sebutan Black seed juga mengandung arginine, yang penting pada masa pertumbuhan balita. Beruntung bagi Anda para mitraniaga, semua khasiat Nigella Sativa tersebut langsung dapat Anda rasakan dengan mengkonsumsi Nigella Plus. Selamat mencoba dan merasakan manfaatnya.

Oleh : Harmonis Santara (dari berbagai referensi)