“… DAN DIA (ALLAH) JADIKAN SETIAP PENYAKIT ADA OBATNYA, MAKA BEROBATLAH KALIAN, TETAPI JANGAN BEROBAT DENGAN YANG HARAM.’’ (HR. ABU DAUD)

Rabu, 25 Februari 2009

PRODET Dapat Menetralisir Racun dalam Radikal Bebas



Manusia hidup cenderung untuk bergerak dan melakukan aktivitas. Banyaknya aktivitas ini membuat manusia tidak bisa menghindar dari kondisi lingkungan di sekitarnya. Namun sayangnya, lingkungan tidak selamanya dalam kondisi yang ideal, sehingga justru dari lingkungan inilah tidak jarang memicu turunnya daya tahan tubuh yang berujung pada timbulnya berbagai penyakit bersifat kronis, seperti serangan jantung dan kanker. Salah satu yang sangat dikhawatirkan menjadi pemicu penyakit kronis tersebut adalah radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan elektron sehingga molekul tersebut menjadi tidak stabil dan selalu berusaha mengambil elektron dari molekul atau sel lain.

Radikal bebas dapat dihasilkan dari hasil metabolisme tubuh dan faktor eksternal seperti asap rokok, hasil penyinaran ultra violet, zat kimiawi dalam makanan dan polutan lain. Radikal bebas yang mengambil elektron dari sel tubuh manusia dapat menyebabkan perubahan struktur DNA sehingga timbullah sel-sel mutan. Bila perubahan DNA ini terjadi bertahun-tahun, maka dapat memicu timbulnya penyakit kanker. Untuk mencegah atau mengurangi penyakit kronis karena radikal bebas diperlukan antioksidan. Antioksidan diperlukan tubuh untuk menetralisir radikal bebas dan mencegah kerusakan yang ditimbulkan terhadap sel normal, protein, dan lemak. Sistem kerja antioksidan ini dengan melengkapi kekurangan elektron pada radikal bebas, dan menghambat terjadinya reaksi berantai dari radikal bebas yang dapat menimbulkan stres oksidatif.

Tanpa disadari kita semua punya potensi bahkan sangat memungkinkan sudah terkontaminasi radikal bebas tersebut. Bagi Anda yang sering melakukan aktivitas di ruang terbuka, polusi udara dari pabrik, kendaraan bermotor dan partikel debu lain hampir dipastikan sudah terkontaminasi. Bagi perokok atau orang yang sering mengkonsumsi zat-zat kimia baik dari makanan sehari-hari atau sering mengkonsumsi obat kimia tanpa disadari telah menimbun radikal bebas di dalam tubuhnya. Bila hal ini tidak segera dinetralisir penyakit berbahaya seperti kanker, jantung, tumor dan penyakit mematikan lainnya sangat potensial berkembang dalam tubuh. Selain itu dampak dari radikal bebas ini dapat mempercepat rusaknya sel-sel kulit terutama kulit sekitar wajah sehingga terlihat lebih tua.

Salah satu solusi aman dan murah untuk menetralisir radikal bebas dari dalam tubuh adalah dengan mengkonsumsi PRODET sebuah kapsul herbal yang mengandung bahan antioksidan, vitamin dan mineral alami, tokoferol (vitamin E), betacaroten, kurkuminoid, flavonoid (anti kanker), retinal (vitamin A), minyak atsiri, citric, acid, pernenol dan gingerol. Dengan kandungan bahan-bahan tersebut PRODET sangat efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan peredaran darah, menetralkan racun akibat radikal bebas secara alami, serta membentuk serat elastis pada kulit sehingga kulit menjadi lebih kenyal, lembut dan halus sehingga tampak lebih awet muda. PRODET sangat cocok bagi perokok, pekerja pabrik, pengendara kendaraan bermotor juga tepat bagi wanita yang aktif.

Oleh : Harmonis Santara

Senin, 09 Februari 2009

Tahukah Anda Nigella Sudah Dipakai Untuk Penyembuhan Sejak Dulu?


Nigella Sativa atau sering disebut orang Arab dengan sebutan Habbatusauda merupakan tanaman yang dapat tumbuh subur di tanah yang kering, panas, dan berpasir. Biji-biji Nigella Sativa terdapat pada bunganya. la dituai pada September, jika kantung-kantung bijinya ini sudah berubah wama menjadi coklat muda dan bijinya menjadi hitam serta keras.

Nigella sativa ini masuk dalam daftar obat alami di buku Al-Tibb al-Nabawi atau Pengobatan Cara Nabi. Keampuhan Nigella Sativa ini menyebar hingga Mesir, Yunani, dan India. Konon dalam kuburan Tutankhamen ditemukan narasi bahwa Nigella Sativa dipakai dokter pribadi Firaun sebagai bahan baku minyak dan salep untuk mengobati gangguan pencernaan. Kono pula, Cleopatra dan Nefertiti memakainya untuk merawat kulit agar tetap lembut.

Pada era tahun 460 SM penggunaan Nigella Sativa sangat dianjurkan oleh Hippocrates, karena tanaman ini dapat membangkitkan vitalitas dan energi, kenyamanan, serta mengatasi kelelahan tubuh dan psikis. Pada abad I ahli fisika dari Yunani, Dioscoredes, melaporkan bahwa Niggella Sativa dipakai untuk mengobati sakit kepala, hidung tersumbat, sakit gigi, meningkatkan produksi ASI, dan menyembuhkan penyakit internis. Selain itu pada zaman Yunani Kuno, raja-raja Yunani dikubur bersama dengan Nigella Sativa yang berbentuk biji-biji hitam ini, karena biji-biji tersebut berfungsi mengawetkan mayat.

Tahun 980 M, Ibnu Sina dalam The Cannon of Medicine menyatakan Nigella Sativa sebagai perangsang tenaga dan membantu memulihkan kesegaran tubuh, menstimulasi energi, serta membantu penyembuhan dari kelelahan atau kurang semangat.

Studi Drs. El-Kadi dan Kandil tahun 1986 dengan beberapa relawan menguji efektifitas Nigella Sativa sebagai peningkat sistem kekebalan tubuh alamiah. Kelompok relawan pertama mengkonsumsi kapsul Nigella Sativa (2x sehari 1 gram) selama empat minggu, sedangkan kelompok kedua hanya mengkonsumsi placebo dan berfungsi sebagai kelompok pengontrol. Sebelumnya para relawan itu dihitung jumlah limpositnya.


Setelah pemakaian selama empat minggu, dihitung kembali limposit para relawan tersebut. Hasilnya terbukti relawan yang mengkonsumsi Kapsul Nigella Sativa mengalami peningkatan fungsi limposit sebanyak 72% dalam menekan rasio T-cell, yang berfungsi sebagai pembunuh sel secara alamiah. Kelompok yang mengkonsumsi placebo hanya meningkat 7%.

Kini semua kekayaan manfaat dari Nigella Sativa itu dapat dirasakan dengan mudah, karena sudah berupa kapsul dalam kemasan yang elegan dan higienis. Para mitraniaga dapat merasakan manfaatnya dengan mengkonsumsi Nigella Plus yang diramu dengan bahan pilihan lainnya sehingga lebih efektif dalam membantu proses penyembuhan berbagai macam penyakit.

Oleh : Harmonis Santara (dari berbagai referensi)

Nigella Sativa, Herbal Kesehatan Kaya Manfaat


Jintan hitam (Nigella Sativa) yang digunakan jutaan orang di Asia, Timur Tengah, dan Afrika untuk menjaga kesehatan, mengandung minyak dan herbanya diyakini bisa mengobati penyakit yang berhubungan dengan sistem pernapasan, saluran pencernaan, gangguan lambung dan lever serta untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Nigella sativa termasuk dalam keluarga Ranunculaceae yang berbentuk kecil berserabut dengan ukuran tidak lebih dari 3 mm berasal dari Mediterania (seputar Laut Tengah kemudian tersebar ke berbagai belahan dunia. Orang-orang di tanah Arab telah mengenal Jintan hitam lebih dari 2.000 tahun lalu, nama yang lebih popular di tanah Arab adalah Habbatussauda (biji yang menyenangkan).

Sebagai bahan yang digunakan untuk pengobatan yang dianjurkan Rasulullah, Nigella Sativa semula sering digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan,misalnya sakit gigi, flu, nyeri sendi.

Tahun 1960 Mahfouz dan Badr EI-Dakhakhny, peneliti Mesir menemukan, dua minyak volatil dalam Nigella Sativa yaitu nigellone dan thymoquinone. Nigellone mencegah terjadinya kejang otot dan melebarkan saluran pernapasan, sehingga Nigella Sativa berkhasiat untuk penyakit pernapasan. Nigellone juga bersifat antihistamin, sehingga membantu mengurangi alergi, sedangkan thymoquinone berkhasiat antiradang dan antinyeri. Senyawa ini efektif untuk menggelontorkan racun dalam tubuh.

Di tahun yang sama El-Dakhakhny melaporkan bahwa minyak Nigella Sativa memiliki kemampuan meredakan radang sendi. Penelitian di laboratorium mengungkapkan kandungan minyak nigellone dan thymoquinone dalam Nigella Sativa bersifat antileukimia. Hasil penelitian lainnya menunjukkan kedua unsur itu membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan efektif untuk mengobati asma dan batuk kering.

Riset di bidang AIDS dilakukan Dr. Haqpada di Departemen Biologi dan Pusat Penelitian Medis di Riyadh, Arab Saudi, tahun 1997. Hasilnya, Nigella Sativa mampu meningkatkan rasio sel T positif dan negatif menjadi 55 persen dengan 30 persen aktivitas pembunuh sel alamiah. Sebuah literatur dari University of Potchefstroom (1989), Afrika Selatan, menjelaskan Nigella Sativa dapat meningkatkan kadar ASI pada ibu menyusui. Hal ini ditunjukkan oleh kombinasi lipid portion dan struktur hormon dalam Nigella Sativa. Nigella Sativa juga kaya akan nutrisi yang mendukung kekebalan tubuh, termasuk interferon yang membantu penyembuhan kanker. Selain itu Nigella Sativa juga kaya asam lemak tak jenuh dan asam lemak esensial (asam linoleik dan linolenik). Asam alfa-linolenik (omega 3) asam linoleik (omega6), merupakan substansi yang tidak dapat dibentuk di dalam tubuh, sehingga tubuh harus mendapat suplemen yang mengandung kedua asam tersebut.
Nigella Sativa juga mengandung 15 macam asam amino, protein, karbohidrat, minyak volatil dan crude fiber. Kandungan vitamin dan mineralnya meliputi kalsium, potasium, besi, magnesium, selenium, vitamin A, B1, B2, B6, C, E dan niacin. Nigella Sativa atau juga dikenal dengan sebutan Black seed juga mengandung arginine, yang penting pada masa pertumbuhan balita. Beruntung bagi Anda para mitraniaga, semua khasiat Nigella Sativa tersebut langsung dapat Anda rasakan dengan mengkonsumsi Nigella Plus. Selamat mencoba dan merasakan manfaatnya.

Oleh : Harmonis Santara (dari berbagai referensi)

Rabu, 31 Desember 2008

KESALAHAN DALAM DIET

Pernakah anda coba berdiet tapi tidak pernah berhasil? atau saat berdiet malah terjadi kenaikan berat badan? berikut adalah kesalahan yang biasa dilakukan oleh orang yang berdiet, mungkin anda salah satunya pelakunya:

1. Mengurangi jumlah makan, bukan porsi makan
Hal ini seringkali dilakukan oleh para pelaku diet, dengan melewati salah satu jam makan seperti sarapan atau makan malam. Padahal sarapan penting sebagai energi utama untuk melakukan aktivitas sepanjang hari dan menghindari konsumsi gula atau lemak berlebihan di saat lapar.
Lagipula, makan secara teratur (3 kali sehari) akan meningkatkan metabolisme tubuh yang membantu mengurangi berat badan karena proses pembakaran lemak dan kalori lebih mudah. Hal ini berbanding terbalik saat tubuh dalam keadaan lapar, di mana metabolisme secara alami akan turun.

2. Diet yang membatasi untuk mengkonsumsi satu kelompok makanan tertentu

Diet yang menganjurkan untuk tidak makan karbohidrat atau lemak sama sekali, dan hanya mengkonsumsi buah dan sayur saja tidak baik untuk kesehatan, karena kebutuhan tubuh akan vitamin dan mineral tidak akan tercukupi, terutama untuk usia remaja. Tubuh masih membutuhkan asupan kalori dan nutrisi yang seimbang untuk menjaga kesehatan. Pilihkan makanan yang rendah lemak daripada tidak makan lemak sama sekali.

3. Konsumsi kalori terlalu rendah

Untuk perempuan, tubuh memerlukan sekitar 2000 kalori setiap harinya, sedangkan laki-laki membutuhkan sekitar 2500 kalori. Apabila kalori yang masuk dibatasi hingga sekitar 1000 kalori atau bahkan kurang, justru akan menyebabkan rendahnya metabolisme tubuh dan mengalami anemia.

4. Tidak olah raga
Padahal olah raga dapa meningkatkan metabolisme tubuh yang membantu proses pembakaran lemak dan kalori, berat badan pun akan lebih cepat turun.

5. Konsumsi salad
Mengkonsumsi salad memang baik, namun patut diingat bahwa mayonnaise yang menyertai salad juga mengandung lemak yang cukup tinggi.

6. Tidak minum susu
Mengkonsumsi susu setiap hari tetap dibutuhkan, terutama susu rendah lemak berkalsium tinggi karena dapat menguatkan tulang dan melengkapi nutrisi tubuh.

7. Berat badan turun drastis
Sebaiknya berat badan yang turun tidak lebih dari 1-2 kg dalam seminggu karena dapat menimbulkan komplikasi kesehatan yang lain, seperti hati dan ginjal, yang dipaksa untuk bekerja lebih keras untuk menggantikan cadangan glukosa dalam darah. Hal ini pun dapat mengganggu kesehatan Anda.

Dokter Sehat

KEPUTIHAN: APAKAH NORMAL ?

Keputihan atau dalam bahasa kedokteran disebut leukore atau flour albus, adalah cairan yang keluar dari vagina/liang kemaluan secara berlebihan. Dalam keadaan normal, cairan ini tidak sampai keluar, namun belum tentu cairan yang keluar tersebut merupakan suatu penyakit.

Sebenarnya keputihan dapat dibedakan atas gejala keputihan yang timbul. Gejala tersebut bisa diamati dari sifat sifat cairan yang keluar saat keputihan berlangsung. Sumber cairan sendiri bisa berasal dari vagina, cairan leher rahim, cairan uterus, dan cairan yang berasal dari tuba falopii.

Bila cairan yang keluar jernih, berlendir banyak namun tidak berbau maka hal ini merupakan sesuatu yang normal terjadi saat seorang wanita menjelang menstruasi, kelebihan hormon estrogen dan stress. Keputihan seperti ini juga sering dijumpai pada wanita hamil.

Jika cairan yang keluar seperti susu kental, lengket, sangat banyak dengan bau yang tidak begitu mencolok maka kemungkinan telah terjadi radang pada serviks/leher rahim (servisitis) dan vagina (vaginitis).

Cairan yang keluar berwarna coklat, encer seperti air, sangat banyak dan lembab, maka kemungkinan wanita tersebut menderita vaginitis, servisitis, gangguan pembuluh darah pada serviks, endometriosis dan saat pengobatan kanker dengan radiasi. Warna coklat timbul akibat perdarahan yang terjadi akibat kelainan tersebut.

Bila cairan berwarna abu abu dengan garis darah, encer seperti air, sangat banyak dan berbau busuk yang keluar dari vagina, maka kemungkinan wanita tersebut menderita ulkus vagina, vaginitis. Kemungkinan lain yang sangat perlu diwaspadai adalah kanker baik ganas maupun jinak.

Jika cairan yang keluar berwarna merah muda, cair, sangat banyak tetapi tidak berbau maka kemungkinan telah terjadi infeksi bakteri non spesifik. Gejala ini juga timbul saat seorang wanita kelebihan hormon estrogen.

Bila cairan yang keluar putih, encer berbintik bintik banyak, berbau apek disertai dengan nyeri saat buang air kecil serta gatal di sekitar kemaluan maka kemungkinan wanita tersebut menderita infeksi yang disebabkan oleh jamur. Candida albicans adalah jamur yang paling sering hinggap di kemaluan seorang wanita.

Bila cairan yang keluar kuning kehijauan, berbusa, merah, sangat banyak, gatal, berbau busuk dan ditemukan nyeri tekan pada sekitar kemaluan serta kemerahan pada vagina, maka kemungkinan telah terjadi infeksi yang disebabkan oleh kuman protozoa Trichomonas vaginalis.

Terakhir, bila cairan yang keluar berwarna kuning, kental, sangat banyak, terasa panas dan gatal pada kemaluan, nyeri tekan pada daerah sekitar kemaluan, nyeri saat buang air kecil, maka kemungkinan infeksi yang disebabkan oleh Nisseria gonorrhoe atau lebih beken disebut GO.

Apabila anda menjumpai keputihan yang tidak baik sebagaimana uraian diatas, ada baiknya berkonsultansi dengan dokter terdekat. Keterlambatan pengobatan akan membuat komplikasi. Umumnya adalah kuman yg telah naik ke panggul sehingga terjadi penyakit yang dikenal dengan penyakit radang panggul. Komplikasi jangka panjang ldapat menimbulkan kemandulan akibat rusak dan lengketnya organ organ dalam kemaluan (contoh: tuba fallopii).

Dokter Sehat.com

Selasa, 30 Desember 2008

Perempuan jangan mau " kalah "


Keluarga yang sakinah (Harmonis), Mawaddah, Warahmah merupakan keluarga ideal yang didambakan setiap pasangan, keharmonian hubungan suami isteri adalah salah satu factor penting untuk terciptanya keluarga yang sakinah yang digambarkan dalam sabda Nabi “Baiti Jannati/ Rumahku surgaku”. Upaya memelihara kasih sayang diantara suami isteri tidak terlepas dari unsure sehat, bergairah dan potensial, dimana masing-masing pihak kebutuhan jasmaninya tersalurkan secara wajar. Sebagai ibu rumahtangga yang bijaksana dituntut senantiasa mengupayakan perawatan diri baik secara lahir maupun secara batin sehingga menjadi kesenangan bagi suami tercinta, untuk menciptakan itu semua LiNissa adalah jawabannya yang merupakan ramuan yangberdasarkan resep rahasia wanita Madura, agar selalu tampil menarik dihadapan suami serta merupakan pesona kecantikan wanita dari dalam, LiNissa diracik khusus untuk mengurangi produksi lendir yang berlebihan, menguatkan otot Rahim, mencegah penyakit keputihan dan memberikan wangi aroma khas pada organ kewanitaan, menghilangkan bau badan serta menjaga tubuh agar tetap fit, awet muda dan bergairah

Khasiat LiNissa, sakinak diramu dari tumbuh-tumbuhan yang berkhasiat:

§ Emolien, Melembutkan dan menghaluskan kulit

§ Uteotonik, menguatkan otot rahim dan mengurangi lendir yang berlebihan

§ Aromatik, menimbulkan wangi aroma khas pada organ kewanitaan

§ Depuratif, membersihlkan darah,menghambat proses penuaan

§ Roboransia, menyegarkan badan, muka tampak berseri dan bergairah

Kesaksian:

Saya wanita berusia 30 tahun bekerja sebagai PNS, Pada saat saya belum mengkonsumsi LiNissa, selalu saja ada keluhan dalam hubungan suami isteri, akan tetapi alhamdulillah setelah saya mengkonsumsi LiNissa, badan menjadi lebih bergairah, keset, lebih rapet dan hubungan saya dengan suami maupun keluarga, benar-benar sakinah

Elya Ulfah, Komplek Bulau Indah No. 37, Barabai

Saya perempuan berusia 30 tahun mempunyai keluhan yaitu sangat sering terjadi pada setiap wanita, terutama pada saya pribadi yaitu sering sekali mengalami keputihan, gatal-gatal pada organ vital saya dan amat mengeluarkan banyak lendir, saya selalu risih jika keadaan seperti itu. Saya mencoba mengkonsumsi LiNisa. Selama seminggu saya sudah mulai merasakan keputihan dan gatal-gatal pada organ vital saya sudah hilang secara berangsur-angsur, saya mulai menggunakan LiNisa pada tanggal 1 Mei 2005, biasanya saya mengkonsumsi pada setiap harinya 2 kapsul , setelah habis satu botol, saya merasa nyaman serta hubungan rumah tangga kami tambah harmonis

Ny. Suriani. S, Jl. S. Parman No.3 RT.10,
Kel Melayu Tenggarong Kalimantan Timur

Pasak Bumi, Bukan Sekadar Janji!




Oleh: Djoko Hargono, Pemerhati obat alam, di Jakarta

Begitu kita mendengar kata pasak bumi, wow.. apalagi bagi kaum adam. Meski mirip-mirip gelar pangeran atau raja Jawa, ia bukan keturunan darah biru. Tapi nama jenis tanaman yang disanjung-sanjung sebagian kaum Adam lantaran janji-janjinya yang bisa membangkitkan kejantanan. Betulkah?

Namanya terdengar bombastis. Padahal, sosoknya bukanlah tanaman raksasa nan kuat hingga mampu menembus perut Bumi. Nama yang terkesan melambangkan "kedigdayaan" itu rupanya berkaitan dengan daya linuwih (kemampuan lebih) yang dipunyainya, seperti diyakini banyak orang selama ini. Ia mampu membuat pria kokoh dalam urusan ranjang, tak ubahnya sepotong pasak raksasa yang sanggup menghunjam Bumi.

Tengok saja khasiatnya. Pasakbumi mampu meningkatkan gairah seksual, kadar testosteron, jumlah sel sperma dalam sperma, kecepatan gerak sel sperma, dan intensitas ereksi. Tak berhenti di situ. Ia juga tangguh melawan biang keroknya penyakit malaria.

Mirip yohimbin

  • Pasakbumi yang di Malaysia dijuluki "tongkat Ali" ini sudah dikenal lama sebagai tumbuhan afrodisiak. Bagian yang ampuh memang akarnya. Di dalmnya terkandung puluhan senyawa bioaktif dengan berbagai variasi struktur kimia.

Penelitian farmakologis menggunakan tikus sebagai hewan percobaan membuktikan hal itu. Ekstrak etanolik (menggunakan pelarut etanol) akar pasakbumi membuat tikus jantan menjadi sangat aktif terhadap tikus betina.

Namun, sejauh ini senyawa bioaktifnya yang bikin tikus jantan mabuk kepayang belum diketahui. Diperkirakan, senyawa itu alkaloid, senyawa dengan struktur kimia menyerupai yohimbin dalam tumbuhan Pausinytalia yohimbe (K. Schum.) Pierre. Diduga pula, mekanisme kerja afrodisiak akar pasakbumi mirip dengan P yohimbe.

Rupanya, hal itu mengandung kontroversi karena yohimbin dinyatakan tidak terbukti memiliki aktivitas sebagai afrodisiak. Karena itu, pasti ada senyawa lain yang mungkin memiliki aktivitas sebagai afrodisiak. Akhirnya diketahui, senyawa itu ternyata adalah kuasinoid.

Tanpa mempersoalkan senyawa bioaktifnya, kenyataan menunjukkan bahwa ekstrak etanolik atau pun ekstrak akuatik (menggunakan pelarut air) akar pasakbumi saja sudah menunjukkan sifat afrodisiak. Dari percobaan diketahui, tikus jantan yang diberi ekstrak akuatik dan etanolik akar pasakbumi menjadi lebih aktif terhadap tikus betina ketimbang tikus jantan yang tidak mendapat ekstrak yang sama.

Bahkan saking aktifnya, tikus jantan sampai menabrak dinding pemisah kandang agar bisa masuk ke kandang betina. Sebaliknya, tikus jantan yang tidak dikasih ekstrak akar pasakbumi tenang-tenang saja tingkah lakunya. Ini diperkuat oleh penelitian H.H. Ang dan MIK. Sim bahwa ekstrak akar pasakbumi benar-benar membangkitkan nafsu seksual tikus jantan sampai berkali-kali menunggangi tikus betina, mengalami ejakulasi, dan sebagainya. Penelitian yang sama bahkan menunjukkan, ekstrak akar pasakbumi meningkatkan indeks ereksi penis tikus jantan.

Menurut Prof Dr Johari Mohd. Saad, dari Universiti Malaya, jumlah sperma tikus jantan itu juga meningkat dan gerakannya lebih cepat dibandingkan dengan yang tidak diberi ekstrak akar pasakbumi. Malah, jika tidak ada tikus betina dalam kandang, tikus jantan yang diberi
ekstrak akar pasakbumi akan melakukan tindakan homoseksual terhadap tikus jantan lain. Namun, bila tikus betina disuntik dengan ekstrak pasakbumi, ia justru ogah melakukan hubungan suami-istri.

Khasiat lainnya, pasakbumi juga meningkatkan kadar testosteron. Hasil kajian secara in vitro oleh Prof. Dr. Johari Mohd. Saad menggunakan homogenat testes penderita kanker prostat memperlihatkan, pemberian ekstrak akar pasakbumi meningkatkan kadar testosteron darah. Hormon ini berfungsi mengembangkan dan memelihara ciri-ciri kelamin sekunder pada pria serta membantu sel-sel pembentuk spermatozoa dalam melakukan tugasnya.

Selain itu, testosteron juga memiliki kerja anabolik, yakni meningkatkan pembentukan zat putih telur, terutama protein otot, sehingga tubuh menjadi kekar. Testoteron dapat pula menekan pembentukan gonadotropin oleh hipofisa. Namun, perlu diketahui, zat-zat androgen tidak boleh diberikan pada penderita kerusakan hati atau kanker prostat. Karena itu, seyogyanya pasakbumi tidak dikonsumsi oleh penderita kanker prostat atau gangguan fungsi hati.

Di luar urusan ranjang, pasakbumi ternyata ampuh untuk melumpuhkan Plasmodium falciparum strain Thailand yang sudah kebal terhadap banyak obat antimalaria. Dari penelitian diketahui, pasakbumi juga memiliki aktivitas antimalaria. Aktivitas tertinggi ditunjukkan baik oleh ekstrak kloroformik (dengan pelarut kloroform) maupun ekstrak I-butanolik (dengan pelarut I-butanol) akar pasakbumi.

Senyawa bioaktif yang berkhasiat terhadap malaria itu ialah senyawa erikomanon yang lebih aktif ketimbang obat malaria klorokuin. Senyawa eurikomalakton dan eurikomanol yang terkandung di akar pasakbumi juga memiliki aktivitas antimalaria meskipun hanya sebesar 60 - 70% klorokuin.

Tata nama kacau

  • Meski saat ini sudah kondang, rupanya tanaman ini sempat tidak terdokumentasikan di Herbarium Bogoriense. Akibatnya, sulit menemukan nama daerah untuk pasakbumi.

Nama pasakbumi itu sendiri mungkin nama rekaan atau ciptaan baru yang bertendensi komersial. Sebab, munculnya nama pasakbumi bersamaan waktunya dengan diketahuinya penggunaan tumbuhan itu sebagai obat kuat oleh masyarakat di pedalaman Kalimantan. Lagi pula, ada informasi yang mencoba menghubungkan bentuk akar tumbuhan itu dengan ajaran signatura (the doctrine of signature, kesimpulan berdasarkan tanda-tanda pada tumbuhan).

Lepas dari itu, nama pasakbumi masuk akal. Faktanya, akar tunggang tumbuhan ini kokoh dan tegak lurus menusuk ke dalam tanah seolah-olah menuju ke pusat Bumi. Orang pun menganggapnya bagaikan pasak Bumi. Pasakbumi akhirnya dianggap nama paling tepat untuk tanaman ini.

Dulu, pemerintah dan pihak swasta pernah meminta kepada pihak Herbarium Bogoriense -Lembaga Biologi Nasional untuk memberi kepastian tentang identitas pasakbumi. Namun, contoh tumbuhan yang mula-mula dikirimkan ke instansi itu ternyata berasal dari jenis tumbuhan lain. Maka terjadilah kekacauan tata nama di berbagai media cetak. Ketika contoh tanaman itu kembali dikirim, sayang sekali yang dikirim bukan tanaman utuh. Ada yang mengirimkan akarnya saja, ada yang akar dan daunnya. Untungnya, bagian-bagian itu berasal dari satu jenis tumbuhan.

Dari hasil determinasi contoh yang salah dan berbeda-beda itu, nama ilmiah yang pernah diberikan kepada masyarakat pun lantas berbeda-beda. Setelab ada contoh lumayan lengkap yang dikirimkan oleh seorang asisten apoteker dari Banjarmasin, barulah determinasi mengarah kepada Eurycoma longifolia Jack.

Baru sekitar Februari - Maret 1973, identitas pasakbumi dapat dipastikan, yakni Eurycoma longifolia Jack dari suku Simarubaceae.

Apalah arti sebuah nama, kata seorang pujangga. Yang penting, pasakbumi tidak mengumbar janji. (Intisari)/ kompas